Berjima dan waktunya

kawanimut_7

Rahasia dan waktu nya jima

 

Setiap hal mempunyai  untuk memperoleh hal yang terbaik dan yang diinginkan. Adapun dalam hal jima pun mempunyai cara supaya kita mendapatkan ketrunan yang baik dan menjadikannya sebagai ladang ibadah kita. Semua orang pun pasti akan sadar akan kebutuhan sex, islam pun member i anjuran untuk menikah yang disyariatkan. dalam ikatan pernikahan pasti ada yang disebut dengan jim (hubungan intim). Perlu kita ketahui waktu yang bagus atau rahasia yang menerangkan tentang jima ini agar bisa menjadi ladang amal soleh kita. Adapun salah satu paparannya saya akan coba kemukakan dari beberapa kitab kajian pesantren yang tidak asing lagi.

  1. Apabila kita melakukan jima pada malam jum’at, maka kebanyakan anaknya itu akan menjadi seorang hafid qur’an
  2. apabila kita melakukan jima pada malam sabtu, maka biasanya anaknya itu suka akankehidupan dunya dan lupa akan akhiratnya.
  3. apabila kita melakukan jima pada malam minggu, maka anaknya itu menjadi seorang pencuri atau menjadi orang dholim.
  4. apabila kita melakukan jima pada malam senin’ maka anaknya akan mempunyai sifat tawadhu dan qona’ah (ridho akan takdir dari allah)
  5. apabila kita melakukan jima pada malam selasa, maka anaknya akan mempunyai sifat menuruti segala kemauan orangtuanya (penurut)
  6. apabila kita jima pada malam rabu, maka anaknya akan itu akan pintar dan menjadi anak yang banyak bersyukur. Kecuali setiap malam rabu akhir bulan hijr iah itu tidak boleh melakukan jima.
  7. apabila kita melakukan jima pada hari kamis, maka anaknya akan mempunyai sifat ikhlas hatinya.
  8. apabila kita melakukan jima pada malam lebaran (idul adha dan idul fitri), maka anaknya suka mempunyai 6 jari pada tangannya.
  9. apabila berjima sambil bercakap cakap atau ngobrol yang tidak perlu,maka anaknya itu akan bisu.
  10. apabila kita melakukan jima tanpa penerangan sedikit pun atau gelap gulita, ,maka anaknya itu akan menjadi ahli sihir.
  11. apabila kita jima pada keadaan terang benderang, maka anaknya akan tampan atau cantik.
  12. apabila kita jima, kemudian sang suami melihat kemalua n istrinya, maka anaknya akan buta (buta hati dan agamanya).
  13. apabila kita jima, kemudian mengobrol tentang perbekalan bepergian atau persiapan untuk sebuah perjalanan, maka anaknya pun akan mempunyai sifat pembohong.
  14. apabila kita melakukan jima dibawah pohon yang berbuah, maka anak itu meninggalnya disebabkan terimpa besi ,tenggelam atau tertimpa pepohonan.
  15. tidak boleh melakukan jima apabila istri dalam keadaan haid, hal ini dipertegas oleh hadis yang berbunyi;  “siapa saja yang melakukan jima sedangkan istrinya dalam keada’an haid, maka hukum nya seperti menjima ibunya sendri sebanyak 70 kali”. Na’udzu billah tsum’ma naudzu bil’lah.

Semua itu berdasarkan penelitian para ulama ahli hikmah yang sudah teruji kebenaranya.  Sebab semua kejadian yang ada di dunia itu kehendak allah swt. Maka kita harus selalu meminta perlindungan kepadanya dari sagala hal yang tidak kita inginkan dan selalu meminta kepadanya apapun yang kita inginkan. Supaya kita apa yang kita inginkan dapat terlaksana dan terrealisasikan.

Para ahli ilmu agama (ulama) pun berkata; “sangat dianjurkan bagi pasangan suami iatri terutama pengantin baru , jika mau melakukan hubungan (jima) maka disarankan untuk melakukan hal hal berikut ;

  1. Suami dianjurkan menggenggam tangan istrinya terlebih dahulu.
  2. Kemudian suami mengelu ngelus dada istrinya.
  3. Sang suami kemudian mencium kedua belah pipi istrinya.
  4. Membaca basmalah sebelum melakukan jima.

Semoga paparan saya ada manfa’at nya dan menjadi acuan kita untuk memperoleh apa yang kita inginkan. Semoga kita selalu ada dalam ridhonya allah swt. Waw’lohu taufiq illa aqwamit’toriq.

Berjima

Kartun-nikah-desainruparupa

Berjima dan waktunya

 

Ketahuilah, yang paling manjadi maksud didalam pernikahan adalah niat ibadah, serta mendekat kan kepada allah tidak lupa juga semata mata hanya menjalankan sunah rasull. Dengan pernikahan ini juga supaya kita punya anak dan keturunan kita untuk meneruskan perjuangan kita menegakkan serta menyiarkan agama islam. Menikah pun adalah salah satu cara untuk menanggulangi bejatnya prilaku pemuda dan pemudi yang akan menjadi kehancuran dunia.

Yang sudah kita ketahui dan kita maklumi bahwa stiap hal itu butuh proses. Seperti hal nya kita tidak akan memanen kalo kita tidak menanam . dalam segi ibadah pun begitu, kita akan memanen hasil ibadah kita di dunia kelak diakhirat nanti  disurga yang penuh dengan kenikmatan.  seperti halnya kita menanam padi. Hal yang pertama kita lakukan yaitu menanam benih dengan proses mencangkul dan membajak sawah dengan menggunakan metode khusus atau cara khusus  dan pemeliharaannya pun tentu dengan menggunakan cara khusus supaya hasilnya dapat memuaskan. Setelah itu kita menunggu benih itu menjadi kuning bak bagaikan karpet kuning yang berkilau akan warna keemasan yang siap untuk di panen. Begitu pula supaya kita mempunyai anak dan keturunan yang baik kita pun harus melewati tahapan dan proses yang khusus supaya kita mepunyai anak keturunan kita yang kita dambakan. Salah satu prosesnya ketika kita menanam benih dirahim serang istri yang halal tentunya itu pun menunjang supaya kita dapat anak yang soleh solehah. Sampai seorang istri itu pun mengandung dan menunggu kelahiran sang buah hati sebagai hasil proses kita untuk mendapat kan keturunan.

Firman allah swt  dalam al-qur`an;

Istri  kamu adalah ladang kamu semua, maka garaplah ladang kamu itu semaumu, dan dahulukalah untuk dirimu. Waw lohu a`lamu bissoab.

Sebab tur unnya ayat ini yaitu ketika pada jaman itu manusia berkata  kami ketika berjima istri kami seperti dalam keaadaan sujud ataw nunggin (doggy style) atau terlentang kadang seperti posisi duduk. Kadang kami menyetubuhi istri kami dari depan dan kadang dari belakang yang penting stau yang kami tuju yaitu farjinya istri kami. Kemudian orang yahudi berkata kepada orang islam tentang hal itu; Wahai orang islam ! kamu berjima seperti hewan kalo begitu, sedangakan kami (orang yahudi) hanya  melakukan jima dengan cara hanya dari depan saja. Dan kami tahu itu semua dari kitab kami yaitu kitab taurat, sesungguhnya bejima dengan selain dari  depan itu perbuatan yang tercela menurut allah swt.

Sesudah itu allah membohongkan perkataan orang yahudi itu dengan menurunkan ayat atau firman allah diatas. Bahwa setiap suami boleh menggauli istrinya dengan cara bagai mana saja yang dia inginkan. Tidak itu saja, allah juga memperbolehkan seorang susmi menggauli istrinya kapan pun kecuali pada waku yang dilarang. Adapun waktu yang dilarang oleh allah swt untuk seorang suami menggauli istrinya yaitu seperti ketika istrinya dalam keadaan haid. Maka hukumnya tidak boleh. Itu pun selama yang dituju seorang suami terhadap istrinya yaitu kemaluannya  (farjinya). Adapun selain organ intim itu maka hukumnya boleh walau dalam keadaan haid. Hal ini tertera dalam kitab tafsir ibnu katsir.

Namun para ulama ahli hikmah (rahasia) mengatakan tentang rahasia atau ketentuan jima pada kitabnya, salah satu ketentuan atau rahasi jima yaitu; barang siapa yang melakukan jima (bersetubuh) dengan istrinya pada malam jum`at maka anaknya akan menjadi seorang yang hafid (hafal) al-qur`an atau menjadi orang yang mengamalkan isi al-qur`an. Untuk mengetahui rahasia atau hikmah yang lain nya silahkan and abaca pada posting selanjutnya tentang rahasia waktu jima(berstubuh).

nikah

wed

Nikah

 Segala puji bagi allah yang maha luhur dan maha bijaksana yang menjadikan pernikahan  kepada hambanya sebagai  sebab adanya manusia dan keturunannya sampai saat ini.  Tidak lupa solawat serta salam semoga terlimpah curah kepada jungjunan kita nabi besar Muhammad saw sebagai insan yang terpilih yang memiliki kemulyaan dan selalu menepati janjinya serta benar dalam hal apapun yang menjadi suri tauladan kita dalam kehidupan. Solawat serta salam somoga terlimpah curah kepada keluarga dan sahabat nabi kita sebagai cahaya petunjuk dan pelita hati kita.

Dalam hidup semua orang mengalami beberapa fase kehidupan. Sejak kita dilahirkan sampai kita tua renta kita berubah postur,umur, prilaku serta keinginan dan kebutuhan. Ketika kita sampai pada titik dewasa kita akan punya keinginan dan kebutuhan untuk menikah. Hal ini sangat dianjurkan dalam islam supaya kita terhindar dari perbuatan maksiat dan selalu dalam ridho allah swt. Dan nikah adalah salah satu hal yang disyariatkan dalam islam.

Nikah menurut etimologi (lugoh) bahasa arab mempunyai beberapa makna. Nkah biasa diartikan idman (berkumpul) yang berarti mengumpulkan dua jenis dalam satu ikatan, ada pula nikah itu yang berarti alwat`u (jima) dan nikah juga mempunyai arti al`aqdu (akad). Sedangkan menurut syara (ulama fiqih) nikah itu adalah sebuah akad yang dimana di dalam nya ada syarat dan rukun.

Adapun dalil yang mensyariatkan tentang nikah yaitu adalah firman allah swt yang berbunyi ;

“maka nikahilah istri yang kamu inginkan, dua, tiga dan empat.”

Hadist nabi Muhammad saw;

“hay golongan para pemuda, siapa pun diantara kalian yang sanggup akan ba’at (biyaya nikah) maka nikahlah kalian, sebab nikah itu dapat menjaga mata dan kemaluan kalian.

Dari dalil diatas dapat kita simpulkan bahwa siapa saja yang sanggup untuk mengadakan akad pertikahan maka dianjurkan atau disyariat untuk menikah karena dengan menikah itu dapat menjauhkan kita dari perbuatan dosa dan menjalankan perintah allah dan rasul. Kewenangan kepada setiap laki laki mempunyai dua atau tiga bahkan empat istri. Adapun ketika seorang laki laki tidak bisa menjaga istrinya dan tidak bisa menafkahi lahir batinnya maka dianjurkan cukup mempunyai satu istri sajah. Dan orang safeh pun (orang yang selalu menyianyiakan hartanya) maka cukup satu istri saja.

Adapun nikah itu mempunyai  6 rukun, pertama mempelai laki laki, mempelai perempuan, wali,dua saksi dan ijab qobul. Wali dan saksi pun mempunyai syarat yaitu, islama, baligh, merdika(bukan abid), laki laki (tidak boleh perempuan), dan adil(tidak fasik).

Adapun untuk hukum perayaan pernikahan itu sangat disunahkan. Tapi tidak termasuk harus acara pernikahan yang mewah, yang disunatkan itu kita menyediakan makanan untuk tamu pada acara pernikahan walau hanya sebatas menyembelih satu buah kambing. Itu pun sudah termasuk kategori menjalamkan yang sangat disunahkan. Dan bagi orang yang diundang dalam sebuah acara resepsi pernikahan harus datang memenuhi undangan terkecuali ada udzur (halangan) yang memungkinkan untuk datang pada acara pernikahan tersebut. Adapun hukum mendatangi atau memenuhi undangan pernikahan tersebut adalah fardhu ain, selain dari memenuhi undangan acara pernikahan itu hukum nya sunat saja., seperti peraya`an  khitanan, maka itu hukumnya sunat.

Demikian sedikit paparan tentang nikah yang bisa saya sampaikan, apabila banyak kesalahan mohon maaf yang sebesar besarnya. Apabila ada benarnya itu semata mata taufiq dan hidayah allah stw, dan apabila ada salah nya itu adalah semata mata yang timbul dari kebodohan saya. untuk mengetahui hal yang brhubungan dengan nikah seperti hikmah (rahasia) nikah, posisi ketika berjima menurut syariat islam dapat anda baca pada post selanjutnya. Semoga kita selalu ada dalam lindungan dan ridhonya allah swt. Amin ya rob’bal a’lamin.